Jom Kita Tolong

Omar Hana - Jom Kita Tolong

Suatu hari, Omar, Hana, Mama dan Papa mereka sedang berlibur di pantai. Mereka menikmati hari di pantai, berenang dan bermain dengan pasir. Ketika mereka sedang bersantai, tiba-tiba mereka melihat seekor penyu besar yang berenang di sekitar pantai. Penyu itu terlihat tidak sehat dan terus menerus bergerak ke arah permukaan air.

Omar: “Papa, lihat! Ada penyu besar di sana. Tapi dia terlihat sakit.”

Papa: “Kita harus membantu dia. Ayo, kita pergi ke sana.”

Omar, Hana, dan Papa berenang ke tempat di mana penyu itu berada. Ketika mereka sampai, mereka melihat bahwa penyu itu tersedak sedotan plastik. Omar dan Hana sangat sedih dan terkejut melihat penyu yang menderita seperti itu.

Hana: “Kasihan sekali penyu ini, Papa. Bagaimana kita bisa membantunya?”

Papa: “Kita bisa mencoba menarik sedotan plastik itu dari mulutnya.”

Omar: “Tapi bagaimana jika penyu itu tidak mau kita sentuh?”

Papa: “Kita akan mencoba yang terbaik. Ayo kita coba.”

Omar, Hana, dan Papa mencoba dengan hati-hati untuk menarik sedotan plastik itu dari mulut penyu. Mereka bekerja dengan lembut, dan akhirnya, mereka berhasil mengeluarkan sedotan plastik itu. Penyu itu kemudian berenang perlahan-lahan ke laut dan menghilang di balik ombak.

Hana: “Kita berhasil, Papa! Penyu itu sudah selamat!”

Omar: “Sekarang penyu itu bisa hidup dengan sehat tanpa sedotan plastik di mulutnya.”

Papa: “Tapi ingat, kita harus selalu menjaga lingkungan kita agar tidak tercemar dengan sampah plastik.”

Omar, Hana, dan Papa belajar pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, dan membantu hewan yang membutuhkan pertolongan. Mereka juga belajar bahwa tindakan kecil dapat membuat perbedaan yang besar untuk alam dan makhluk hidup di dalamnya.